[SG TRIP – DAY 1 PART 2 – 12.11.2016] Menikmati Indahnya Malam di Merlion Park

Helix Bridge, Art Science Museum, and Marina Bay Sands in ONE FRAME, 12 November 2016, 20.00 waktu SG

Sesampainya di hotel, saya makan makanan yang saya beli dalam perjalanan tadi, beristirahat sebentar lalu mandi. Waktu menunjukkan jam 19.30 waktu SG. Saya berjalan menuju stasiun MRT Aljunied menuju stasiun MRT Esplanade. Sesampainya di sana, saya berjalan menyusuri lorong untuk keluar dari Gedung Esplanade. Rencana awal saya sebenarnya adalah mengambil gambar di beberapa titik di dekat patung Merlion dan Teluk Marina tetapi rasa ingin tahu saya merubah segalanya.

Jika kita keluar dari Esplanade dan jalan ke sebelah kanan, kita akan sampai pada patung Merlion yang fenomenal itu. Karena saya sudah pernah ke sana dan saya melihat banyak orang berjalan ke arah kiri, maka rasa penasaran saya tentang ada apa di sebelah kiri, membuat saya mengikuti jejak orang-orang. Saya memulai perjalanan saya sekitar jam 20.00 waktu SG.

Gedung pencakar langit di sekitar Teluk Marina, Singapore, 12 November 2016, 20.00 waktu SG

Sekitar 300 meter dari Esplanade, kita akan melihat sebuah jembatan layang yang dimiliki oleh Singapore dan juga jalan raya di sana. Dari trotoar jalan raya tersebut, kita bisa melihat secara jelas Singapore Flyer yang luar biasa itu, dalam hal ini, maksud saya adalah lingkaran penuh. Selain itu, kita juga bisa mengambil gambar dari sudut pandang berbeda dari Marina Bay Sands (setidaknya berbeda dari yang biasanya diambil oleh orang kebanyakan). Berikut ini foto yang saya ambil di daerah sana.

Marina Bay Sands, Singapore, 12 November 2016, 20.15 waktu SG
Singapore Flyer, Singapore, 12 November 2016, 20.15 waktu SG

Setelah mengabadikan beberapa gambar di sana, saya kembali ke jalan sebelumnya untuk melanjutkan perjalanan saya mengelilingi Teluk Marina. Selanjutnya kita akan dipertemukan dengan Helix Bridge yang mana ini adalah kali pertama saya ke sini. Di sepanjang jembatan ini, kita akan menemukan beberapa anjungan yang memungkinkan kita untuk mengambil gambar beberapa bangunan dan gedung di daerah sana dengan berbagai macam sudut yang kita sukai. Tetapi sebelum masuk ke sana, saya membeli es krim wafer yang sangat terkenal di Singapore itu.

Helix Bridge & Marina Bay Sands, Singapore, 12 November 2016, 20.30 waktu SG
Es krim wafer di Singapore, 12 November 2016, 20.30 waktu SG

Menyusuri Helix Bridge, kita akan menemukan banyak orang yang sedang berjalan, mengambil gambar, anak kecil yang sedang lari ke sana ke mari dan yang paling unik adalah sepasang orang yang bermain alat musik tiup yang mana saya tidak tau mereka orang dari negara mana dan alat musik apa yang mereka mainkan. Berikut ini adalah penampakannya.

Helix Bridge, Singapore, 12 November 2016, 20.45 waktu SG
Anak Seni di Helix Bridge, Singapore, 20.45 waktu SG

Dari Helix Bridge saya menuju anjungan-anjungan yang sudah disediakan untuk mengambil gambar Art Science Museum dari jarak yang lebih dekat. Berikut ini hasilnya.

Art Science Museum dari Anjungan Helix Bridge, Singapore, 12 November 2016, 20.45 waktu SG

Setelah selesai menyusuri Helix Bridge, saya sampai di jalan dimana gedung pencakar langit yang tadi saya foto dari kejauhan berada. Di sini ada banyak cafe dan karena itu adalah malam minggu sehingga cafe-cafe tersebut cukup ramai. Di jalan berkeramik yang saya susuri juga banyak orang yang berjalan, ada juga yang bersepeda dan berlari di sana. Ada beberapa foto yang saya ambil dari sana.

Landscape di Teluk Marina, Singapore, 12 November 2016, 20.45 waktu SG
Gedung pencakar langit lainnya di Teluk Marina, Singapore, 13 November 2016, 20.45 waktu SG
Gedung di Teluk Marina, Singapore, 12 November 2016, 20.45 waktu SG

Setelah menyusuri jalan di bawah gedung-gedung pencakar langit di Singapore, saya sampai di tepi Teluk Marina yang menyajikan pertunjukan kabut yang luar biasa. Pertunjukan ini diadakan tepat di sebuah mall bernama The Shoppes yang terhubung langsung ke Marina Bay Sands. Begini penampakan pertunjukan yang menakjubkan itu.

Sebuah pertunjukan kabut yang dipadukan dengan lampu, Singapore, 12 November 2016, 21.00 waktu SG

Pertunjukan kabut ini ditonton oleh banyak orang sehingga saya agak kesulitan untuk mengabadikan gambarnya. Setelah saya sampai ke Batam, beberapa teman juga mengatakan bahwa jika ingin menonton pertunjukan itu dari dekat, maka kita harus membayar sejumlah uang sebagai tiket masuk. Usai melihat pertunjukan itu saya melanjutkan perjalanan saya. Kali ini, saya sampai pada sebuah tempat yang memungkinkan orang untuk bersantai.

Sudut lainnya di Marina Bay Sands, Singapore, 12 November 2016, 21.00 waktu SG

Setelah menyusuri tempat tersebut, saya sudah semakin dekat dengan Merlion Park yang juga merupakan awal dari perjalanan panjang saya malam itu. Sesampainya di Merlion Park, saya mengambil beberapa foto di sana, kemudian berjalan sedikit lagi untuk kembali masuk ke gedung Esplanade, menuju stasiun MRT Esplanade untuk mengakhiri perjalanan panjang dan melelahkan saya malam itu.

Saya menyelesaikan semua perjalanan itu dalam waktu kurang lebih 1,5 jam. Ada sebuah miniatur rumah yang menarik perhatian saya sejak awal memasuki gedung Esplanade dan saat pulang saya abadikan. Sebuah miniatur rumah yang sering saya jumpai di Indonesia. Sebuah kekaguman lainnya yang bisa saya temui di negara tetangga.

Miniatur Rumah di Esplanade, Singapore, 12 November 2016, 21.30 waktu SG
Patung Merlion, Singapore, 12 November 2016, 21.30 waktu SG

Sesampainya di hotel, saya beristirahat sebentar, kemudian packing untuk persiapan kembali ke Batam esok hari dan kemudian saya beristirahat.

Sumber Foto: Koleksi pribadi, diambil dengan Kamera Belakang Iphone 6+.

 

Itinerary & Biaya Perjalanan: Ringkasan Itinerary & Biaya Perjalanan Singapore 2D1N (12-13 November 2016)

Baca Juga:

[SG TRIP – DAY 2 – 13.11.2016] Keindahan Alam Selalu Mampu Menghadirkan Kekaguman

[SG TRIP – DAY 1 PART 1 – 12.11.2016] Bersyukurlah dan Berikan dari Kekuranganmu

Tips & Saran Jalan-Jalan di Singapore

Tempat-Tempat Wisata di Singapore

TRAVEL as MUCH, as FAR, as LONG as YOU CAN. LIFE’s not MEANT to be LIVED in ONE PLACE.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *