[JOGJA TRIP – DAY 7 PART 2 – 11.11.2016] Arsitektur Gereja Bukanlah Penentu Iman

Gereja Katolik Salib Suci, Gunung Sempu, 11 November 2016, 12.00 WIB

Ternyata Durian Jogjakarta Itu Manis Juga

Sebelum meluncur menuju Gereja Katolik Salib Suci di Gunung Sempu, yang mana dapat ditempuh dari Gua Maria Sendangsono sekitar 1 jam perjalanan, beberapa meter dari Gua Maria Sendangsono, kita akan sampai di sebuah lokasi yang didedikasikan untuk Kebun Durian di daerah tersebut bernama Durian Menoreh Kuning. Durian ini berbuah sekitar bulan April-Mei setiap tahunnya, warna buahnya kuning dan rasanya manis, begitulah dikisahkan oleh supir yang membawa saya ke sini.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 7 PART 2 – 11.11.2016] Arsitektur Gereja Bukanlah Penentu Iman”

[JOGJA TRIP – DAY 7 PART 1 – 11.11.2016] Menimba Air Kehidupan dari Sang Bunda Penebus

Berpose di depan Gua Maria Jatiningsih, 11 November 2016, 09.30 WIB

The Famous Gua Maria Sendangsono & Tenangnya Rosario-an Di Sana

Setelah 2 hari menikmati hari-hari bebas di dalam kota Jogjakarta, hari ini saya kembali melakukan perjalanan ke pinggiran kota Jogjakarta. Perjalanan kali ini, saya tidak lagi ditemani oleh teman saya, tetapi saya lakukan sendiri. Saya masih menggunakan jasa sewa mobil dari Nagan Tour seharga Rp 450.000 untuk 12 jam. Harga tersebut sudah termasuk supir dan BBM selama perjalanan.

Saya memulai perjalanan saya jam 08.00 WIB. Saat itu saya langsung meluncur menuju Gua Maria Jatiningsih di Sleman, Jogjakarta. Kurang lebih 30-45 menit perjalanan dari hotel menuju lokasi tersebut. Sesampainya di sana, saya duduk di pendopo yang ada di depan Gua Maria dan mendaraskan Doa Rosario. Kurang lebih 30 menit saya mendaraskan Doa Rosario di sana, saya keliling melihat-lihat ada apa saja di dalam kompleks Gua Maria Jatiningsih. Selain ada Gua Maria, ada pula kapel, patung Salib Yesus, dan juga patung-patung lainnya.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 7 PART 1 – 11.11.2016] Menimba Air Kehidupan dari Sang Bunda Penebus”

[JOGJA TRIP – DAY 5 & 6 – 09-10.11.2016] Menikmati Libur & Bertemu Teman Lama. Ahh, That’s My Day!

Makanan di pinggir Jalan Gajah Mada seharga Rp 10.500 , 09 November 2016, 08.00 WIB

Murahnya Jogja

Keesokan harinya, kami sudah tidak lagi ikut tour, berarti kami bebas melakukan apapun yang kami inginkan. Hari itu cuaca agak mendung namun tidak hujan. Hari itu saya sudah janji dengan teman lama saya untuk bertemu, sesuai pembicaraan kami sepakat untuk bertemu di Lippo Mall di dekat Bandara Adi Sucipto pada pukul 11.00 WIB.

Pagi harinya, saya sarapan dengan teman saya dulu dengan membeli nasi kucing dan kue di pinggiran Jalan Gajah Mada seharga Rp 10.500 untuk 2 bungkus nasi kucing dan 3 jenis kue pasar. Harga segitu sudah amat langka di Batam sehingga saya cukup terkejut ketika tau hanya cukup membayar Rp 10.500 saja.

Ekonomis sekali, cukup alasan untuk membuat saya ingin tinggal berlama-lama di sini.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 5 & 6 – 09-10.11.2016] Menikmati Libur & Bertemu Teman Lama. Ahh, That’s My Day!”

[JOGJA TRIP – DAY 4 PART 2 – 08.11.2016] Lereng Gunung Merapi: Tragedi Yang Menyimpan Berjuta Keindahan

Berpose di dekat Bunker Kaliadem, Lereng Gunung Merapi, 08 November 2016, 14.00 WIB

Tour ini mengajak kita untuk mengelilingi lereng Gunung Merapi. Setelah berjalan sekitar 15 menit, kita akan sampai pada suatu desa yang saat ini sudah dijadikan museum kenangan letusan Gunung Merapi pada 5 November 2010, bernama Museum Mini Sisa Hartaku. Museum tersebut dulunya adalah rumah warga yang saat ini diisi benda-benda warga yang terkena letusan Gunung Merapi. Kami turun untuk melihat-lihat dan mengambil beberapa foto di sana.

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan kami ke suatu tempat dimana terdapat batu besar, diameternya sekitar 1,5 meter. Apa yang istimewa dari batu besar ini? Ya, batu besar ini awalnya berasal dari dalam kawah Gunung Merapi yang kemudian terbawa arus lava hingga sejauh 7 km. Luar Biasa. Lagi-lagi, wawasan baru nan sederhana yang mungkin tidak kita ketahui bila kita tidak traveling. Di sana kami melihat-lihat suasana dan berfoto-foto.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 4 PART 2 – 08.11.2016] Lereng Gunung Merapi: Tragedi Yang Menyimpan Berjuta Keindahan”

[JOGJA TRIP – DAY 4 PART 1 – 08.11.2016] Batik Jogja: Wawasan Baru, Salut!

Ibu-ibu sedang membatik di Toko Batik Luhung, 08 November 2016, 10.00 WIB

Saatnya Menghargai Produk Dalam Negeri

Hari selanjutnya yang mana merupakan hari terakhir kami bersama Nagan Tour kami habiskan di dalam kota Jogjakarta saja. Pagi hari kami dibawa ke salah satu tempat pembuatan batik di Jogjakarta bernama Luhung. Di sini kami diajak masuk ke dalam untuk melihat proses pembuatan batik. Pembuatan batik masih menggunakan cara yang manual. Pembuatan dilakukan oleh anak muda dan ibu-ibu tanpa perlengkapan komputer sama sekali, mulai dari menggambar, mewarnai, hingga pemanasan kain. Kesemuanya dilakukan secara manual.

Proses pembuatan batik bisa memakan waktu mulai dari 3 bulan hingga ada yang memakan waktu 1 tahun. Tidak heran, batik asli berharga cukup tinggi.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 4 PART 1 – 08.11.2016] Batik Jogja: Wawasan Baru, Salut!”

[JOGJA TRIP – DAY 3 PART 2 – 07.11.2016] Pinggiran Kota: Tempat Yang Selalu Menghadirkan Decak Kagum

Berpose di atas pelampung sebelum cave tubing di Gua Pindul, Jogjakarta, 07 November 2016, 14.00 WIB

Gua Pindul: Tambahan Wawasan & Pengalaman Langka

Kami melanjutkan perjalanan menuju Gua Pindul, perjalanan dari Candi Ratu Boko ditempuh kurang lebih 30-45 menit. Sebelum sampai di Gua Pindul, kami mampir dulu ke tempat makan di Kecamatan Wonosari bernama Ayam Goreng Pak Parman. Tempat makan ini menjual ayam goreng kampung yang luar biasa. Rasanya enak, dagingnya empuk, sambalnya juga enak. Perfecto!

Sesampainya di Gua Pindul, setelah berganti pakaian dan mengenakan pelampung baju, kami diantar menuju lokasi dengan menggunakan mobil pick up sambil membawa pelampung sebagai bagian dari perlengkapan untuk melakukan cave tubing.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 3 PART 2 – 07.11.2016] Pinggiran Kota: Tempat Yang Selalu Menghadirkan Decak Kagum”

[JOGJA TRIP – DAY 3 PART 1 – 07.11.2016] Nikmatnya Suasana Candi Prambanan

Candi Prambanan, Jogjakarta, 07 November 2016, 10.00 WIB

Candi Prambanan: Lagi, Nostalgia Masa Kecil Dengan Bersepeda

Sebelum saya menulis tentang Candi Prambanan, saya akan sedikit menambahkan dulu apa yang saya lakukan setelah selesai dari Candi Borobudur.

Usai dari Candi Borobudur, kami kembali ke Jogjakarta dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam menggunakan mobil. Pada malam kedua, kami menginap di Zest Hotel yang beralamat di Jalan Gajah Mada No. 28, Jogjakarta. Sesampainya di hotel, kami check-in, beristirahat sebentar dan mandi.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kami meluncur kembali untuk makan malam. Kali ini kami diajak untuk makan Gudeg yang menurut guide kami, tempat tersebut merupakan Sentra Gudeg di Jogjakarta, terbukti sepanjang jalan tempat kami makan tersebut banyak penjual gudeg. Tapi, maafkan abang yang sudah lelah ini, karena bener-bener lupa nama jalan dan nama tempat makannya.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 3 PART 1 – 07.11.2016] Nikmatnya Suasana Candi Prambanan”

[JOGJA TRIP – DAY 2 PART 2 – 06.11.2016] Candi Borobudur: A New Insight & Perspective

Halaman Samping Candi Borobudur, Magelang, 06 November 2016, 16.00 WIB

Kenangan Sederhana Masa Kecil

Usai dari Wisata Kalibiru, kami berangkat menuju Candi Borobudur, namun sebelumnya kami singgah dulu ke salah satu tempat makan menuju Candi Borobudur. Nama tempat makan tersebut adalah Bale Kambang. Saya makan nasi bebek goreng, tempe dan tahu goreng, dan tumis kangkung. Tempe dan tahu gorengnya JUARA! Alami sekali, tanpa ada bumbu-bumbu, hanya garam saja. Sudah jarang pada zaman sekarang saya temui jenis makanan seperti ini.

Dari cita rasa, kesemuanya baik, hanya saja daging bebeknya keras/alot. Bagi saya tidak enak. Namun, teman saya yang makan ayam goreng, katanya enak, ayamnya digoreng cukup kering namun dagingnya tidak keras. Satu hal lagi uniknya Jogjakarta, semua es teh manis yang dijual masih menggunakan gula pasir (di Batam, kebanyakan sudah menggunakan gula cair).

Ketika saya ke Jogjakarta, seakan-akan kenangan-kenangan masa kecil saya kembali terulang. Sesuatu yang tidak pernah saya jumpai sekarang, saya jumpai di Jogjakarta.

Read more “[JOGJA TRIP – DAY 2 PART 2 – 06.11.2016] Candi Borobudur: A New Insight & Perspective”